Doa Saat Depresi / Sedih Mendalam

Doa Ke-1
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allāhumma innī a'ūdzu bika minal-hammi wal-hazan, wa a'ūdzu bika minal-'ajzi wal-kasal, wa a'ūdzu bika minal-jubni wal-bukhl, wa a'ūdzu bika min ghalabatid-dayni wa qahrir-rijāl.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan duka, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan kikir, dari lilitan hutang dan tekanan orang lain.

💡 Faedah/Konteks: Suatu hari Rasulullah ﷺ masuk masjid dan melihat seorang sahabat bernama Abu Umamah duduk bukan di waktu shalat. Beliau bertanya sebabnya, dan sahabat itu menjawab: 'Kesedihan yang tak henti dan hutang.' Rasulullah ﷺ lalu mengajarkan doa ini. Abu Umamah berkata: 'Aku mengamalkannya, dan Allah menghilangkan kesedihanku dan melunaskan hutangku.'

📚 Sumber: HR. Abu Dawud 1555

Doa Ke-2
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ ، اَللّٰهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ وَآمِنْ رَوْعَاتِيْ ، اَللّٰهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِيْ وَعَنْ يَّمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ وَمِنْ فَوْقِيْ ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ
Allāhumma innī as'alukal-'āfiyata fid-dunyā wal-ākhirah. Allāhumma innī as'alukal-'afwa wal-'āfiyata fī dīnī wa dunyāya wa ahlī wa mālī, Allāhummastir 'awrātī wa āmin raw'ātī. Allāhummahfazhnī min bayni yadayya wa min khalfī wa 'an yamīnī wa 'an syimālī wa min fawqī, wa a'ūdzu bi'azhamatika an ughtāla min tahtī.
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu maaf dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah aibku dan tenangkanlah rasa takutku. Ya Allah, jagalah aku dari depan dan belakangku, dari kanan dan kiriku, dan dari atasku. Dan aku berlindung dengan keagungan-Mu dari dibinasakan dari bawahku.

💡 Faedah/Konteks: Ibnu Umar radhiyallahu anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ tidak pernah meninggalkan doa ini di pagi dan sore hari. Doa yang sangat komprehensif untuk memohon perlindungan dan keselamatan di saat merasa depresi dan tertekan.

📚 Sumber: HR. Abu Dawud 5074

Doa Ke-3
حَسْبِيَ اللّٰهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ ، عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ، وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ
Hasbiyallāhu lā ilāha illā Huw, 'alaihi tawakkaltu, wa Huwa Rabbul-'Arsyil-'Azhīm.
Cukuplah Allah bagiku; tidak ada tuhan selain Dia. Kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan Arsy yang agung.

💡 Faedah/Konteks: Rasulullah ﷺ bersabda: 'Barangsiapa membaca doa ini tujuh kali di pagi dan sore hari, Allah akan mencukupinya dalam segala urusannya di dunia dan akhirat.' Ketika depresi, ingatlah bahwa Allah cukup untuk kita — tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

📚 Sumber: HR. Ibnu Sunni 71

Doa Ke-4
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ رَبُّ السَّمٰـوٰتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ
Lā ilāha illallāhul-'Azhīmul-Halīm, lā ilāha illallāhu Rabbul-'Arsyil-'Azhīm, lā ilāha illallāhu Rabbus-samāwāti wa Rabbul-ardhi wa Rabbul-'Arsyil-Karīm.
Tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tidak ada tuhan selain Allah, Tuhan Arsy yang agung. Tidak ada tuhan selain Allah, Tuhan langit, Tuhan bumi, dan Tuhan Arsy yang mulia.

💡 Faedah/Konteks: Rasulullah ﷺ membaca doa ini ketika menghadapi kesusahan dan tekanan. Mengulang-ulang kalimat tauhid ini mengingatkan kita bahwa hanya Allah yang Maha Agung dan Maha Kuasa atas segala sesuatu, termasuk kesedihan kita.

📚 Sumber: HR. Bukhari 6345, Muslim 2730

Doa Ke-5
رَبِّ إِنِّيْ لِمَآ أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٌ
Rabbi innī limā anzalta ilayya min khairin faqīr.
Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.

💡 Faedah/Konteks: Doa Nabi Musa 'alaihissalam saat dalam kondisi paling sulit dalam hidupnya — sendirian, tanpa harta, tanpa keluarga. Namun Allah mengabulkan doanya dan mengubah hidupnya sepenuhnya. Doa ini mengajarkan kita untuk selalu berharap kepada Allah meski dalam kondisi paling berat sekalipun.

📚 Sumber: Al-Qur'an 28:24

Dukungan

🌟 Bantu kami menjaga aplikasi ini tetap berjalan dan terus bermanfaat.

Jadikan Dukunganmu Sebagai Amal Jariyah

Donasi Sekarang