Faedah: Mendapatkan perlindungan langsung dari Allah SWT dari segala tipu daya dan godaan setan yang menyesatkan di pagi hari.
Sumber: QS. Al-A'raf: 200
Faedah: Mendapatkan perlindungan langsung dari Allah SWT dari segala tipu daya dan godaan setan yang menyesatkan di pagi hari.
Sumber: QS. Al-A'raf: 200
Faedah: Disebut sebagai 'Induk Al-Quran' (Ummul Kitab). Menjadi rukun shalat, doa yang paling sempurna, sekaligus penyembuh (Ruqyah) dari berbagai penyakit.
Sumber: HR. Bukhari
Faedah: Mendapatkan petunjuk hidup yang lurus dan dijanjikan akan termasuk ke dalam golongan orang-orang yang beruntung di dunia dan akhirat.
Sumber: QS. Al-Baqarah: 1-5
Faedah: Barangsiapa membacanya di pagi hari, maka ia akan senantiasa dijaga oleh Allah dari gangguan setan hingga petang hari.
Sumber: HR. Al-Hakim (Shahih)
Faedah: Barangsiapa membaca dua ayat terakhir surah Al-Baqarah pada malam/hari itu, niscaya Allah akan mencukupkan segala kebutuhannya.
Sumber: HR. Bukhari & Muslim
Faedah: Surah ini menyamai sepertiga Al-Quran. Membacanya memurnikan tauhid dan memberikan ganjaran pahala yang sangat besar.
Sumber: HR. Bukhari
Faedah: Barangsiapa membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tiga kali di pagi dan petang, maka Allah mencukupkannya dari segala sesuatu (keburukan).
Sumber: HR. Abu Dawud & Tirmidzi
Faedah: Melindungi diri dari bisikan dan godaan kejahatan yang berasal dari golongan jin maupun manusia.
Sumber: HR. Abu Dawud & Tirmidzi
Faedah: Merupakan bentuk kesyukuran dan pengakuan mutlak bahwa segala kerajaan dan nikmat di pagi hari sepenuhnya milik Allah semata.
Sumber: HR. Muslim
Faedah: Meneguhkan fondasi keimanan di atas fitrah Islam, kalimat ikhlas, dan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Sumber: HR. Ahmad
Faedah: Siapa yang membacanya tiga kali di pagi dan sore, maka Allah menetapkan kewajiban bagi diri-Nya untuk menyempurnakan nikmat-Nya kepada orang tersebut.
Sumber: HR. Ibnu As-Sunni
Faedah: Barangsiapa membacanya di pagi hari, maka sungguh ia telah menunaikan kewajiban bersyukur untuk hari itu.
Sumber: HR. Abu Dawud
Faedah: Pujian yang sangat agung. Saking besarnya pahala doa ini, malaikat pencatat amal kesulitan menuliskannya hingga Allah sendiri yang akan membalasnya di akhirat.
Sumber: HR. Ibnu Majah
Faedah: Barangsiapa membacanya tiga kali di waktu pagi dan petang, maka Allah pasti akan meridhainya pada Hari Kiamat kelak.
Sumber: HR. Tirmidzi & Ahmad
Faedah: Kalimat yang bobot timbangannya jauh lebih berat dan pahalanya lebih besar daripada duduk berzikir selama berjam-jam sejak subuh.
Sumber: HR. Muslim
Faedah: Siapa yang membacanya tiga kali di pagi hari, maka ia tidak akan ditimpa musibah atau malapetaka yang datang secara mendadak hingga petang.
Sumber: HR. Abu Dawud & Tirmidzi
Faedah: Doa yang diajarkan Rasulullah agar kita senantiasa terhindar dari penyakit syirik besar maupun syirik kecil (seperti riya').
Sumber: HR. Ahmad
Faedah: Menjadi tameng dan pelindung terkuat agar tidak ada satu makhluk pun yang dapat membahayakan dirinya selama ia singgah di suatu tempat.
Sumber: HR. Muslim
Faedah: Obat paling ampuh dari Nabi SAW untuk menghilangkan rasa galau, depresi, kemalasan, sifat pengecut, hingga membebaskan diri dari jeratan hutang.
Sumber: HR. Abu Dawud
Faedah: Doa komprehensif memohon kepada Allah agar dikaruniai kesehatan dan fungsi optimal pada badan, pendengaran, dan penglihatan.
Sumber: HR. Abu Dawud
Faedah: Meminta perlindungan mutlak dari tiga keburukan besar: kekufuran, kemiskinan (kefakiran), dan siksa alam kubur.
Sumber: HR. Abu Dawud
Faedah: Ini adalah Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar). Jika dibaca pagi hari dengan yakin lalu wafat hari itu, niscaya ia menjadi penghuni Surga.
Sumber: HR. Bukhari
Faedah: Barangsiapa membacanya, maka akan diampuni dosa-dosanya meskipun ia pernah melarikan diri dari medan pertempuran.
Sumber: HR. Abu Dawud & Tirmidzi
Faedah: Ini adalah Shalawat Ibrahimiyah, bentuk shalawat yang paling sempurna dan paling utama yang langsung diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Sumber: Muttafaq 'Alaih (Bukhari & Muslim)
Faedah: Kalimat-kalimat ini adalah ucapan yang paling dicintai oleh Allah SWT melebihi dunia dan seisinya.
Sumber: HR. Muslim
Faedah: Siapa membaca 100x (atau 10x), ia mendapat pahala membebaskan budak, dicatat 100 kebaikan, dihapus 100 keburukan, dan dijaga dari setan hari itu.
Sumber: HR. Bukhari & Muslim
Faedah: Dikenal sebagai Doa Kafaratul Majlis. Berfungsi untuk menghapus dosa-dosa ringan atau ucapan sia-sia yang terjadi selama pertemuan.
Sumber: HR. Tirmidzi
Faedah: Mendoakan rahmat yang melimpah ruah dan kebaikan agung untuk baginda Nabi, keluarga, serta para sahabat khulafaur rasyidin.
Sumber: Doa Ma'tsur / Atsar Ulama
Faedah: Ayat penutup untuk menyucikan Allah dari segala sifat buruk dan memohon keselamatan bagi para nabi serta rasul.
Sumber: QS. Ash-Shaffat: 180-182
Faedah: Pengakuan bahwa Allah memegang penuh kendali atas kekuasaan duniawi dan menguasai rotasi pergantian siang serta malam.
Sumber: QS. Ali Imran: 26-27
Faedah: Doa spesial untuk menyambut datangnya cahaya siang agar hari dilalui dengan ampunan dan rahmat-Nya.
Sumber: Doa Ma'tsur
Faedah: Doa Rabithah berfungsi mengikat dan menyatukan hati-hati kaum mukminin dalam ukhuwah dan perjuangan menegakkan syariat Allah.
Sumber: Doa susunan Imam Hasan Al-Banna
Faedah: Sebagai penutup yang sempurna, setiap amalan yang diakhiri dengan shalawat akan lebih mudah diangkat dan diterima di sisi Allah.
Sumber: Atsar Ulama
Jadikan Dukunganmu Sebagai Amal Jariyah
Donasi SekarangDzikir Pagi Sugro merupakan ringkasan amalan doa dan wirid pagi (Al-Matsurat) yang disusun oleh Imam Hasan Al-Banna. Versi Sugro (kecil/ringkas) ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang memiliki aktivitas pagi yang padat namun tetap ingin menjaga rutinitas zikir tanpa kehilangan keutamaannya.
Membaca Dzikir Pagi Sugro setelah shalat Subuh hingga terbit matahari memiliki banyak fadhilah yang luar biasa, di antaranya:
Meskipun ringkas, bacaan ini merangkum ayat-ayat Al-Quran pilihan dan doa-doa ma'tsur dari Rasulullah SAW yang terbukti ampuh sebagai perisai kehidupan seorang mukmin.